Mengapa Enggan Menjual?

Tuesday, June 24th, 2008

Saya patut bersyukur bisa bertemu dengan orang-orang sukses. Salah seorang sukses tersebut memberitahu saya bahwa seburuk-buruknya pebisnis ialah pebisnis yang tidak mau atau enggan menjual. Suatu penyataan “aneh” namun suatu kenyataan. Disebut aneh karena yang namanya bisnis pasti menjual. Disebut kenyataan karena memang masih banyak orang yang enggan menjual. Mengapa enggan menjual?

Jadi Optimis Sekarang Juga!

Jika menjual itu harus tetapi masih enggan menjual, artinya keengganan ini adalah suatu penyakit dan perlu disembuhkan. Kabar buruknya, banyak yang mengidap penyakit ini. Kabar baiknya, penyakit ini bisa disembuhkan. Tentu saja untuk menyembuhkan suatu penyakit, kita perlu mendiagnosa terlebih dahulu. Kembali kepada pertanyaan “mengapa enggan menjual?” Berikut adalah beberapa penyebab umum mengapa enggan menjual

  1. Takut ditolak. Ini adalah penyebab paling utama. Nanti saya akan memberikan resep untuk mengatasi penyakit ini, dan Anda mungkin kaget dengan resep yang akan saya berikan.
  2. Citra Diri yang negatif. Mungkin Anda pernah mendengar dengan sebutan kurang PD atau percaya diri. Bagaimana cara mengatasinya?
  3. Salah persepsi tentang menjual. Menjual adalah pekerjaan mulia, jika Anda masih enggan menjual berarti Anda masih memiliki salah persepsi tentang menjual. Rasulullah saw, istri beliau, dan para sahabat adalah para pedagang yang notabene selalu menjual.

Obat yang pertama, bagi Anda yang takut ditolak, ialah Anda cukup mengatakan kata-kata ajaib ini sebelum dan sesudah menjual:

  • So what gitu lho?
  • Emang gue pikirin
  • Alhamdulillah, semakin dekat dengan pembeli
  • Alhamdulillah, saya mendapatkan hikmah

Sesederhana ini? Betul, cukup sederhana. Silahkan dicoba.

Obat kedua, bagi orang yang tidak percaya diri atau citra diri negatif. Hal ini dikarenakan keyakinan yang salah pada dirinya. Untuk mengatasinya ialah harus mengubah dan meningkatkan keyakinan positif. Bukan hanya keyakinan terhadap dirinya tetapi keyakinan yang lengkap. Saya menyebutnya dengan 3 dimensi keyakinan, yaitu keyakinan kepada Allah, bahwa Allah akan menolong dan membantu. Keyakinan kedua ialah keyakinan pada diri sendiri, bahwa Allah telah memberikan potensi yang luar biasa kepada setiap manusia, dan yang ketiga ialah keyakinan bahwa tujuan bisa kita raih. Untuk selengkapnya bisa Anda baca pada ebook saya Beautiful Mind: Berpikir Positif Islami.

Obat ketiga ialah obat bagi mereka yang masih salah persepsi terhadap menjual. Banyak orang yang memiliki image negatif terhadap penjual. Karena menganggap negatif kepada penjual lain, maka kita tentu tidak akan mau menjual karena takut dianggap negatif juga. Ini karena salah persepsi terhadap menjual. Banyak orang yang menganggap bahwa yang namanya menjual ialah suatu usaha untuk mendapatkan uang dari orang lain.

Memang benar, banyak penjual yang tujuannya semata demi uang. Yang penting bagaimana dia bisa mendapatkan uang. Namun, marilah kita kembalikan makna sebenarnya tentang menjual. Menjual adalah suatu proses pertukaran nilai. Saat Anda menjual sesuatu, artinya Anda sedang menawarkan suatu nilai atau manfaat kepada orang lain dengan sejumlah uang tertentu. Dengan demikian jika seseorang membeli produk atau jasa dari Anda, Anda tidak merasa berdosa sebab Anda memberikan sesuatu yang bernilai bagi pelanggan Anda.

Jika Anda tidak takut ditolak atau memiliki percaya diri yang tinggi, tetapi masih ragu menjual, periksalah produk ata jasa Anda. Apakah Anda yakin akan memberikan nilai yang sesuai atau lebih besar dari uang yang Anda terima? Jika ya, maka tidak alasan untuk enggan menjual. Jika jawabannya tidak, maka inilah penyebab keengganan menjual. Jika Anda tidak yakin dengan produk atau jasa Anda, maka tingkatkan nilai produd atau jasa Anda. Jika tidak bisa, maka berhentilah menjual produk atau jasa tersebut.

Jika perlu, lupakan “menjual”. Gantilah dengan “melayani”. Atau gantilah dengan “membantu”. Tentu Anda tidak bisa berpura-pura menjual produk atau jasa yang tidak bermutu dengan dalih melayani atau membantu karena pikiran bawah sadar Anda akan menolaknya. Kunci utama dalam melayani atau membantu ialah memberikan nilai yang melebihi (setidaknya sama) dengan uang yang Anda terima. Inilah salah satu rahasia menjadi orang kaya.

Sekali lagi:

Berikan nilai melebihi uang tunai yang Anda terima.

Jika Anda sudah menjadikan kalimat ini sebagai moto hidup Anda atau moto bisnis Anda, maka menjual menjadi sesuatu yang sangat menyenangkan. Bagaimana tidak, saat Anda menjual, pikiran bawah sadar Anda berkata bahwa Anda sedang berkontribusi positif kepada orang lain.

http://www.rahmatst.info/mengapa-enggan-menjual/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s