Penambahan Mata Pelajaran UN, Bebani Anak

Penambahan Mata Pelajaran UN, Bebani Anak
Rabu, 9 April 2008 | 21:10 WIB

*JAKARTA, RABU –
*Penambahan mata pelajaran dari tiga mata pelajaran menjadi enam mata
pelajaran untuk tahun ini akan menambah beban anak. Terlebih lagi dengan
rumusan penghitungan prestasi anak yang tidak bersifat kumulatif,
melainkan masing-masing penilaian sebagai contoh, baik UN dan Ujian
Akhir Sekolah berdiri sendiri-sendiri dan dapat saling membatalkan
kelulusan. Hal itu dikemukakan Wakil Koordinator Education Forum Yanti
Sriyulianti, Rabu (9/4).

“Untuk anak IPA, yang menjadi momok menakutkan tahun lalu ialah
Matematika. Sekarang bertambah lagi dengan Fisika dan Biologi,” ujarnya.
Bertambah banyaknya mata pelajaran yang penilaiannya diambil alih
pemerintah melalui UN mencerminkan arogansi kekuasaan. Penambahan mata
pelajaran itu jelas menambah beban anak.

Anak-anak yang datang dari keluarga berekonomi menengah atas mengambil
jalan keluar dengan mengikuti Bimbingan belajar untuk mengurangi risiko
ketidaklulusan. Namun, anak-anak dari keluarga miskin tidak mempunyai
akses dan kesempatan sama untuk mempersiapkan diri.

Aktivis pendidikan dari Koalisi Pendidikan, Lodi Paat berpendapat
serupa. “Penambahan mata pelajaran yang di-UN-kan semakin mencerminkan
betapa pemerintah semakin besar kuasanya dalam menentukan
kelulusan,”ujarnya. Dia berpandangan, terjadi kekeliruan berpikir.
Pemerintah berkeinginan keras untuk menerapkan UN dengan harapan dapat
mengangkat kualitas pendidikan di Tanah Air. Peningkatan kualitas
dianggap cukup lewat tes. Padahal, kualitas hanya dapat diperoleh lewat
proses. Pemerintah justru harus melihat faktor-faktor penentu
berjalannya proses dan sejauh mana itu sudah terpenuhi di sekolah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s