Komitmen terhadap Pendidikan Rendah

SUARA PEMBARUAN DAILY
———— ——— ——— ——— ——— ——— –

Komitmen terhadap Pendidikan Rendah

[JAKARTA] Pemotongan anggaran pendidikan secara nasional Rp 4,9 triliun
dari Rp 49,7 triliun menjadi Rp 44,73 triliun, menunjukkan rendahnya
komitmen pemerintah atas pendidikan. Konsekuensi dari kebijakan itu
adalah program pelayanan pendidikan bagi warga dihilangkan atau tidak
memadai, dan beban masyarakat tetap berat, terutama yang miskin.

Hal itu dikemukakan Koordinator Koalisi Pendidikan Lody Paat, dalam
perbincangan dengan /SP/, di Jakarta, Rabu (9/4) terkait keputusan
pemerintah dan DPR memangkas anggaran di Depdiknas sebesar 10 persen
dari rencana semula 15 persen. Sebelumnya, pemerintah memutuskan untuk
memotong seluruh anggaran di semua departemen sebesar 15 persen.

Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Keuangan Nomor
S-1/Mk.02/2008 tertanggal 2 Januari 2008. Upaya ini dilakukan pemerintah
sebagai bentuk penghematan dan efisiensi menyusul kenaikan harga minyak
dunia.

Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Bambang Soedibyo, saat kunjungan
kerja di Bandung, Jawa Barat, beberapa waktu lalu, mengatakan, Depdiknas
telah memperjuangkan agar pemangkasan anggaran pendidikan hanya 4 persen
dan telah disetujui dalam rapat kabinet. Mendiknas tidak menjelaskan,
mengapa akhirnya tetap dipangkas 10 persen.

Manajer Divisi Monitoring Pelayanan Publik Indonesia Corruption Watch
(ICW) Ade Irawan, mengemukakan pemangkasan anggaran itu seharusnya
diambil dari alokasi untuk birokrasi, bukan dari anggaran untuk
pelayanan pendidikan masyarakat. Hal tersebut disebabkan model
penyusunan dan penggunaan anggaran yang tertutup dan anti-partisipasi.

“Selama ini, argumentasi yang digunakan Depdiknas untuk menjawab kritik
atas banyak gedung sekolah yang roboh, perlengkapan belajar mengajar
minim, atau guru tidak berkualitas dan belum sejahtera, adalah tidak
memiliki anggaran yang memadai,” katanya. [W-12]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s