<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Berpena yang  Menyenangkan &#187; Science</title>
	<atom:link href="http://arhiefstyle87.wordpress.com/category/science/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://arhiefstyle87.wordpress.com</link>
	<description>berkatalah jujur dengan semangat kebenaran</description>
	<lastBuildDate>Fri, 07 Nov 2008 16:03:36 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='arhiefstyle87.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/cb37012dcf4cc727766e1d20f99153ad?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Berpena yang  Menyenangkan &#187; Science</title>
		<link>http://arhiefstyle87.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://arhiefstyle87.wordpress.com/osd.xml" title="Berpena yang  Menyenangkan" />
		<item>
		<title>Roy Suryo: Gunakan Teknik Flaring Untuk Cegah Film Fitna</title>
		<link>http://arhiefstyle87.wordpress.com/2008/04/10/roy-suryo-gunakan-teknik-flaring-untuk-cegah-film-fitna/</link>
		<comments>http://arhiefstyle87.wordpress.com/2008/04/10/roy-suryo-gunakan-teknik-flaring-untuk-cegah-film-fitna/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Apr 2008 15:09:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arhiefstyle87</dc:creator>
				<category><![CDATA[Science]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arhiefstyle87.wordpress.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta (ANTARA News) &#8211; Pakar Telematika Roy Suryo mengimbau agar masyarakat saja yang menggunakan teknik flaring atau ramai-ramai menolak penayangan film Fitna di situs YouTube, MySpace, Rapidshare, dan Meta Cafe daripada pemerintah yang melakukan pemblokiran seluruh akses ke situs-situs tersebut.
&#8220;Jika masyarakat ramai-ramai menuliskan komentar penolakannya di situs itu dan kuota keluhan terpenuhi, mereka akan dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arhiefstyle87.wordpress.com&blog=815275&post=29&subd=arhiefstyle87&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;background:transparent none repeat scroll 0 50%;cursor:pointer;">Jakarta</span> (ANTARA News) &#8211; Pakar Telematika Roy Suryo mengimbau agar masyarakat saja yang menggunakan teknik flaring atau ramai-ramai menolak penayangan film Fitna di situs <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">YouTube</span>, <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">MySpace</span>, Rapidshare, dan Meta Cafe daripada pemerintah yang melakukan pemblokiran seluruh akses ke situs-situs tersebut.</p>
<p>&#8220;Jika masyarakat ramai-ramai menuliskan komentar penolakannya di situs itu dan kuota keluhan terpenuhi, mereka akan dengan sendirinya mencopot film itu dari situsnya,&#8221; kata Roy di <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">Jakarta</span>, Rabu.</p>
<p>Ia mencontohkan, <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">YouTube</span> yang memiliki kuota penolakan 500 atau 1.000 orang untuk mencopot suatu film dari situsnya. &#8220;Jadi bukan pemerintah yang bertindak,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Roy menyatakan kurang setuju jika pemerintah memblokir akses situs-situs yang memuat film Fitna dan mengumpamakan tindakan tersebut dengan &#8220;mengejar tikus dengan membakar lumbungnya&#8221;.</p>
<p>&#8220;Yang jadi masalah kan kontennya, film Fitna buatan Geertz Wilders yang provokatif dan menyinggung umat Islam itu. Jadi yang diblokir seharusnya film Fitna saja. Sementara itu jangkauan <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">YouTube</span> sebagai situs video-sharing sangat luas. Jangan semuanya diblokir,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut alumni UGM kelahiran <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">Yogyakarta</span>, 18 Juli 1968 itu, ada juga masyarakat <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">Indonesia</span> yang memanfaatkan bahkan menggantungkan bisnisnya pada keberadaan situs seperti <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">YouTube</span>.</p>
<p>Sebelumnya, Depkominfo menerbitkan surat No. 84/M-KOMINFO/ 04/08 tanggal 2 April 2008 perihal Pemblokiran Situs dan Blog yang memuat film Fitna.</p>
<p>Dalam surat tersebut, selain meminta Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), penyelenggara IIX (Indonesia Internet Exchange), penyelenggara OIXP (Open Inter Exchange Point) memblokir akses, juga meminta 146 penyelenggara jasa internet, serta 30 penyelenggara NAP (network access point) turut berpartisipasi.</p>
<p>&#8220;Tapi saya perlu konfirmasi dulu apakah ini adalah kesalahan dari pemerintah atau ISP (internet service provider)-nya yang salah menerjemahkan dengan memblokir akses situs-situs itu secara total,&#8221; katanya.</p>
<p>PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) menyatakan telah memblokir situs dan blog seperti <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">YouTube</span>, <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">MySpace</span>, Rapidshare dan Meta Cafe yang melakukan posting film Fitna.</p>
<p>Manajemen PT Excelcominfo Pratama Tbk (XL) juga telah mengumumkan bahwa jaringan pelanggan internetnya tidak akan bisa mengakses situs-situs You Tube, My Space, Meta Cafe, dan Rapidshare sampai ada pemberitahuan selanjutnya. (*)</p>
<p>COPYRIGHT © 2008</p>
<p>Sumber : Antara</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/arhiefstyle87.wordpress.com/29/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/arhiefstyle87.wordpress.com/29/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arhiefstyle87.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arhiefstyle87.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arhiefstyle87.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arhiefstyle87.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arhiefstyle87.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arhiefstyle87.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arhiefstyle87.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arhiefstyle87.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arhiefstyle87.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arhiefstyle87.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arhiefstyle87.wordpress.com&blog=815275&post=29&subd=arhiefstyle87&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arhiefstyle87.wordpress.com/2008/04/10/roy-suryo-gunakan-teknik-flaring-untuk-cegah-film-fitna/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/33b921d0c64c5cd19ccbeecc563e019f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Arif Keren</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PEMBUATAN BRIKET ARANGDARI SERBUK GERGAJI</title>
		<link>http://arhiefstyle87.wordpress.com/2008/04/10/pembuatan-briket-arangdari-serbuk-gergaji/</link>
		<comments>http://arhiefstyle87.wordpress.com/2008/04/10/pembuatan-briket-arangdari-serbuk-gergaji/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Apr 2008 15:04:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arhiefstyle87</dc:creator>
				<category><![CDATA[Science]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arhiefstyle87.wordpress.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[Pendahuluan
Pada awal perkembangannya, kayu adalah sumber bahan bakar yang paling banyak dipakai karena mudah didapat dan sederhana penggunaannya. Namun dewasa ini tekanan terhadap hutan sangatlah berat sehingga mengurangi persediaan kayu sebagai bahan bakar. Untuk itu diperlukan alternatif penggantiannya, dan salah satunya adalah pembuatan briket arang. Dalam upaya pemanfaatan limbah serbuk gergaji, dimana serbuk gergaji merupakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arhiefstyle87.wordpress.com&blog=815275&post=27&subd=arhiefstyle87&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Pendahuluan</p>
<p>Pada awal perkembangannya, kayu adalah sumber bahan bakar yang paling banyak dipakai karena mudah didapat dan sederhana penggunaannya. Namun dewasa ini tekanan terhadap hutan sangatlah berat sehingga mengurangi persediaan kayu sebagai bahan bakar. Untuk itu diperlukan alternatif penggantiannya, dan salah satunya adalah pembuatan briket arang. Dalam upaya pemanfaatan limbah serbuk gergaji, dimana serbuk gergaji merupakan bahan yang masih mengikat energi, oleh karena itu rantai pelepasan energi dimaksud diperpanjang dengan cara memanfaatkan serbuk gergaji sebagai bahan pembuatan briket arang.</p>
<p>Manfaat Briket Arang</p>
<p>Dengan penggunaan briket arang sebagai bahan bakar maka kita dapat menghemat penggunaan kayu sebagai hasil utama dari hutan. Selain itu penggunaan briket arang dapat menghemat pengeluaran biaya untuk membeli minyak tanah atau gas elpiji.Dengan memanfaatkan serbuk gergaji sebagai bahan pembuatan briket arang maka akan menningkatkan pemanfaatan limbah hasil hutan sekaligus mengurangi pencemaran udara, karena selama ini serbuk gergaji kayu yang ada hanya dibakar begitu saja.Manfaat lainnya adalah dapat meningkatkan pendapatan masyarakat bila pembuatan briket arang ini dikelola dengan baik untuk selanutnya briket arang dijual.Bahan pembuatan briket arang mudah didapatkan disekitar kita berupa serbuk kayu gergajian.</p>
<p>Cara Pembuatan Briket Arang :</p>
<p>1. Peralatan</p>
<p>a.. Ayakan ukuran lolos 50 mesh dan 70 mesh<br />
b.. Cetakan briket<br />
c.. Oven.<br />
2. Bahan</p>
<p>- Serbuk gergaji</p>
<p>- Tempurang kelapa</p>
<p>- Lem kanji</p>
<p>Proses pembuatan media tumbuh jamur adalah sebagai berikut :</p>
<p>- Pengarangan</p>
<p>Serbuk gergaji dan tempurung kelapa dibuat arang dengan pengarangan manual (dibakar).</p>
<p>- Pengayakan</p>
<p>Pengayakan maksud untuk menghasilkan arang serbuk gergajian dan tempurung kelapa yang lembut dan halus. Arang serbuk gergaji diayak dengan saringan ukuran kelolosan 50 mesh dan arang tempurung kelapa dengan ukuran 70 mesh.</p>
<p>- Pencampuran media</p>
<p>Arang serbuk gergaji dan tempurung kelapa yang telah disaring selanjutnya dicampur dengan perbandingan arang serbuk gergaji 90 % dan arang tempurung kelapa 10 %. Pada saat pencampuran ditambah dengan lem kanji sebanyak 2,5 % dari seluruh campuran arang serbuk gergaji dan tempurung kelapa.</p>
<p>Pencetakan Briket Arang</p>
<p>Setelah bahan-bahan tersebut dicampur secara merata, selanjutnya dimasukkan ke dalam cetakan briket dan dikempa.</p>
<p>++++++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++</p>
<p>SAMPAH BISA JADI BRIKET</p>
<p>Jangan buang atau bakar daun yang berjatuhan! Sampah organik itu ternyata bisa diolah menjadi briket atau bahan bakar padat untuk memasak. dengan demikian, Anda tak perlu keluar uang atau pusing mencari minyak tanah atau gas.</p>
<p>Briket dari sampah dedaunan ini merupakan hasil penelitian usman (26), guru SMAN 17 <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">Palembang</span>, <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">Sumatra</span> Selatan. Sarjana Biologi dari Universitas Sri-Wajaya ini merupakan salah satu dari 10 peraih penghargaan dalam bidang pendidikan sains. Usman memperoleh hadiah Rp 17,5 juta.</p>
<p>Ditemui usai penerimaan penghargaan di Ball Room Hotel, Sangrila Jakarta Pusat Rabu (13/2), Usman menjelaskan, ide membuat briket dedaunan ini muncul tahun 2006. Gagasan itu terealisasi tahun 2007 dan dilombakan diajang <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;background:transparent none repeat scroll 0 50%;cursor:pointer;">Indonesia</span> Toray Science Foundation ( ITSF ) yang di gelar tiap tahun</p>
<p>Sebagai orang yang banyak menggeluti dunia Biologi, Usman teringat dengan batu bara. Briket itu ternyata berbahan bakunya bisa dari mana saja. Saat itu juga Usama langsung bereaksi dan meyakini bahwa sampah dedaunan bisa juga dijadikan briket.</p>
<p>&#8220;Jadi buat masyarakat jika banyak sampah daun-daunan sebaiknya jangan dibuang begitu saja. Jangan juga cuma dibuat pupuk kompos. Ternyata sampah dedaunan bisa dibuat menjadi briket. Caranya sangat mudah dan hasil penelitian saya ini bisa diadopsi masyarakat <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">Jakarta</span>, &#8221; tutur Usman.</p>
<p>Hasil penelitian Usman dinyatakan berhasil dan berguna buat banyak orang. Di SMA 17 <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">Palembang</span>, program pengolahan sampah dedaunan menjadi sebuah briket diajarkan kepada siswa. &#8220;Kami menjadi pilot project buat sekolah lain,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara itu, Arif Kusmianto (40), asal Sidoarjo, Jawa Tengah, yang sekarang mengajar di SMAN 1 Bulukumba, Sulawesi Selatan, mempersembahkan hasil karya berupa bahna bakar nabati dari biji-bijian.</p>
<p>Menurut arif, biji rambutan, biji buah banci, biji buah gayam, dan biji kelor bisa dijadikan bahan bakar nabati. Caranya dengan merendam biji-bijian dari satu jenis buah itu dicampur alcohol selama 24 jam atau sehari penuh. Rendaman harus ditutup rapat sehingga terjadi penguapan.</p>
<p>Selanjutnya dilakukan proses destilasi yang bertujuan untuk memisahkan penguapan tadi yang kemudian dibakar. &#8220;Hasilnya memang sedikit, karena sebagian berubah menjadi seperti minyak nabati yang bisa digunakan untuk bahan bakar ataun lilin.</p>
<p>Cara buat briket sampah</p>
<p>1. Kumpulkan sampah daun di halaman rumah<br />
2. Sampah dibakar bersama campuran lem kanji dan arang batok kelapa.<br />
3. Lamanya pembakaran tergantung dari volume sampah daun.<br />
4. Campuran sampah daun, lem kanji, dan batok kelapa jangan sampai jadi arang.<br />
5. Hasil pembakaran dicetak ke dalam pipa paralon.<br />
6. Cetakan itu dikeringkan 1-2 hari dan hasilnya siap untuk memasak. Biasanya untuk tukang sate.</p>
<p>Sumber : &#8211; Warta Kota</p>
<p><a rel="nofollow" href="http://selatan.jakarta.go.id/bangunpraja/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=89&amp;Itemid=1" target="_blank">http://selatan. jakarta.go. id/bangunpraja/ index.php? option=com_ content&amp;task= view&amp;id=89&amp; Itemid=1</a></p>
<p>++++++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++++++++ +++</p>
<p>INOVASI KOMPOR SAMPAH</p>
<p>Sampah adalah benda tak berguna. Tapi, tahukah Anda, sampah bisa dijadikan bahan bakar pengganti minyak?</p>
<p>Bahan bakar berbentuk briket itu pertama dikembangkan oleh kelompok aktivis lingkungan hidup <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">Nepal</span>. Foundation for Sustainable Technologie (FoST) &#8211;nama LSM itu&#8211; melirik potensi yang terkandung dalam sampah yang menumpuk dan mengotori jalan dan sungai di <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">Kathmandu</span> dan kota-kota lain di <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">Nepal</span>.</p>
<p>Lantas muncullah ide pembuatan briket sampah, meniru briket batu bara yang lebih dulu dikenal masyarakat <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">Nepal</span>. Bedanya, residu dan asap briket batu bara sangat mengotori udara, sedangkan briket sampah relatif lebih bersih. Tak berasap, tak beresidu. Selain itu, cara memproduksi briket sampah itu terbilang mudah.</p>
<p>Cara pembuatan briket</p>
<p>Sampah-sampah yang digunakan sebagai bahan mentah briket adalah sampah kertas, bambu, serbuk gergaji, ampas tebu, daun, dan sampah organik lainnya.</p>
<p>Setelah dipilah, material tersebut dimasukkan ke sebuah tong berisi air yang dipanaskan. Lalu sampah-sampah itu dihancurkan dan diaduk laiknya membuat bubur kertas. Tak ada bahan kimia yang digunakan.</p>
<p>Kemudian bubur sampah tadi dicetak. Ada yang berbentuk cakram dengan lubang di tengahnya, ada juga yang berbentuk tablet. Ukuran garis tengahnya 5 cm dengan tebal 5 cm pula. Ada juga yang dicetak dengan genggaman tangan. Saat ini, FoST mengembangkan 10 jenis briket sampah.</p>
<p>Cara menggunakan</p>
<p>Untuk pembakaran, FoST juga memperkenalkan kompor khusus yang disebut rocket stove (kompor roket) berbentuk tabung dengan garis tengah sekitar 10 cm. Pada bagian bawahnya dipasang kipas angin bertenaga baterai untuk membantu pembakaran. Baterai yang digunakan, dua buah baterai 1,5 volt itu, yang tahan untuk sebulan penuh. Cukup praktis.</p>
<p>Apa <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">Indonesia</span> bakal turut menggunakan teknologi tepat guna ini? Saya harap begitu. Kita tunggu saja nanti.</p>
<p><a rel="nofollow" href="http://tianarief.multiply.com/journal/item/968/inovasi_Kompor_Sampah" target="_blank">http://tianarief. multiply. com/journal/ item/968/ inovasi_Kompor_ Sampah</a></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/arhiefstyle87.wordpress.com/27/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/arhiefstyle87.wordpress.com/27/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arhiefstyle87.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arhiefstyle87.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arhiefstyle87.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arhiefstyle87.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arhiefstyle87.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arhiefstyle87.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arhiefstyle87.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arhiefstyle87.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arhiefstyle87.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arhiefstyle87.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arhiefstyle87.wordpress.com&blog=815275&post=27&subd=arhiefstyle87&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arhiefstyle87.wordpress.com/2008/04/10/pembuatan-briket-arangdari-serbuk-gergaji/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>27</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/33b921d0c64c5cd19ccbeecc563e019f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Arif Keren</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>