Top Tips Menjadi Jurnalis
Jika anda sedang berusaha mendapatkan pekerjaan di sebuah media perhatikan apa yang mereka perhatikan dari lembar lamaran dan CV anda. Berikut tips dari Anita Syvret, editor Gloucestershire Echo:
1. Pengejaan yang sempurna – jika seorang jurnalis tidak merasa terganggu untuk mengeja dengan benar ketika mereka berusaha mendapatkan sebuah pekerjaan, mereka tidak akan perduli setelah mereka mendapatkan pekerjaan tersebut.
2. Sebutkan nama dengan jelas. Ini bukan masalah kesombongan – ini masalah keakuratan.
3. Cari tahu nama editor atau orang yang akan mempekerjakan anda, ini bukan pekerjaan yang sulit bagi yang ingin menjadi jurnalis investigatif. Lamaran yang ditujukan kepada ‘YTH bapak/ ibu’ biasanya langsung disingkirkan.
4. Hobi (yang ada di CV): seorang jurnalis tanpa hobi lain tidak akan menjadi jurnalis yang baik jika mereka tidak tertarik pada sesuatu di luar media.
5. Sentuhan manusiawi – banyak jurnalis yang membaca media-media yang berat dan serius dan ogah untuk tahu opera sabun atau sinetron walaupun pendengar/penonton kita menyukai tontonan tersebut.
6. Surat lamaran yang menarik – cerita paling menarik yang bisa dibuat seorang pelamar adalah kisah hidup mereka. Jika mereka tidak bisa membuat diri mereka sendiri menarik, maka tidak ada harapan mereka bias membuat hidup orang lain menarik.
7. Tidak ada taktik menipu – para pelamar yang berdandan supaya terlihat menarik di poster sangat membosankan.
8. Pengetahuan lokal – jurnalis yang tumbuh besar di daerah yang mereka liput itu seperti serbuk emas.
9. Editlah surat lamaran anda—paling tidak enam kali
Apa yang dilihat dari anda sewaktu
wawancara:
•Kepribadian
•Kepribadian
•Kepribadian
•Kuku yang bersih
Sumber: http://www.holdthefrontpage.co.uk

Tinggalkan Balasan